Selasa, 18 April 2017

ERVINNA







ERVINNA
,  Penyanyi dari kota Buaya reputasi Internasional.
Penulis: Jose Choa Linge,


ERVIN adalah nama kecilnya,  setelah  terjun di dunia nyanyi  oleh alm.Kol. Indiarto ditambahkan  dua huruf NA dbelakang nama ErvinNA jadilah nama cantik ERVINNA si Penyuka olah raga Sport,
Lari Pagi, Yoga, Renang dan Gym ini.  Penyanyi cantik dan berwajah  oval ini lahir di kota Surabaya 4 Mei 1956 adalah sebagai anak bungsu dari ‘tujuh’ bersaudara, sejak berumur ‘lima’ tahun  sudah  menyenangi menyanyi dan baru berusia ‘dua belas’ sudah berani tampil di sekolah.  Penyanyi  yang  awalnya dikira penyanyi dari Philipina ini tidak tanggung-tanggung  berlatih secara fisik dengan sport secara rutin dan latihan vocal secara intensif hanya kepada  kakaknya  bernama Paulus Purnomo di rumah.

Kehadirannya di kota Surabaya saat itu masih belum dianggap dan beberapa kali mengikuti Festival Pop Singer tak pernah mendapat tempat terhormat di catatan dewan juri, hal itu membuat Ervinna selalu belajar dan terus belajar dalam  menggapai ketingalan2nya. Sehingga pada akhirnya Ervinna mendapat kesempatan rekaman di Singapore dan melakukan serangkaian show  baik di Singapore, Bangkok dan  Malaysia.  Suaranya direkam oleh Studio White Cloud Record & Co lewat lagu-lagu Barat kuno yang pernah populer di  Dunia, perusahaan recording ini hanya mencentak terbatas dan kesannya asal jadi lantaran group pengiring ‘Charlie & His Boys saat itu retak dan bongkar pasang pemain sehingga rekaman ini kurang maksimal penggarapannya.

Ervinna kembali keTanah Air pada tahun 1975 dan langsung mendapat tawaran merekam sekaligus beberapa album2  Populer, Melayu, Keroncong, adalah studio Golden Hand –Surabaya mempercayakannya merekam lagu2 Barat  di iringi oleh The Saz. Tidak tanggung2 album  LP-Long Play  lagu2 Old Hit & Top Hit di edarkan ke negara Jepang, Vietnam, Taipeh, Hongkong, Philipina,  Muang Thai, Malaysia & Eropa. Yang paling membekas diingatannya adalah saat keIkut sertaannya pada rombongan missi kesenian NTT  tampil diacara Ulang Tahun Kemerdekaan  Malaysia dan  di Timor-timor.  Ervinna mengisahkan pengalaman serangkaian tour shownya diberbagai negara, ada enak dan tidak enaknya... “enaknya adalah bila pertunjukan saya sukses gemilang dan jujur saja sebagai penyanyi Indonesia banggalah bisa menarik simpatik dari penonton, gak enaknya bila saya tiba2 terkena sakit tenggorokan karena pengaruh cuaca dan iklim...bila sudah demikian biasanya saya istirahat dan kedokter untuk mengembalikan suara saya yang semula serak  dan  juga kerinduan saya pada tanah air”.

THEODORA MONICA ERVIN  
adalah juga salah satu penyanyi serba bisa, penyanyi ini sdh muncul
dimasa tahun 70’an dan merekam suaranya di perusahaan Indonesia, Golden Hand,  Indra Record - Surabaya sebagai penyanyi  Populer, Djawa, Melayu maupun Kroncong  baik sebagai Solois maupun berduet bersama Mus Mulyadi.  Sejumlah albumnya direkam juga oleh perusahaan Padang Surya Mas, Remaco, Irama Tara, dll dan kemudian Ervinna memiliki reputasi Internasional dan acapkali kita temui melanglang buana kebeberapa Negara Asia,Eropa,  Amerika Selatan (Suriname) dan merekam semua lagu2nya baik berbahasa Tagalok,Mandarin, Jerman, Inggris, Taki – Taki,  Jepang  dan lain sebagainya.  Ervinna menambahkan kisahnya bahwa saat diawal karirnya dia harus memutuskan kebimbangannya memilih satu dari dua pilihan, saat itu tahun 1973 Ervinna masih duduk di bangku kelas 3 SMP – Sekolah Menengah Pertama Santa Agnes –Surabaya, terpaksa ditinggalkannya dan memilih karier barnyanyi daripada pendidikan formalnya.

Bila kita amati dipagelaran shownya, Ervinna seakan menjadi magnit antara gaya yang dia padu dengan ritme musik menyentak sehingga menjadi sihir bagi penonton merasa tidak merugi saksikan penampilan livenya. Bukan itu saja, pengamat musik dan media selalu berkomentar positif tentangnya karena kepemilikan tunggal  soal penghayatan teknik bernyanyi yang baik dan penguasaan panggung dengan aksi tari balet, disco, jazz  dan pada akhirnya tinggalkan decak kagum para penonton aksi panggungnya.  Disaat  dikomfirmasi rahasia kesuksesannya adalah, sbb;  “mempersiapkan lagu yang akan dibawakan atau lagu request dari panitia, terpenting menghapal,  kemudian mencoba menghayati  makna yang tersirat dari lagu tersebut... baru setelah itu mencoba  memasuki kreographinya, sebaiknya diselaraskan dengan  akting, gaya yang sesuai  isi lagu tersebut” dan hasilnya sangat menakjubkan seperti yang kita lihat kehadirannya belum lama ini di acara ‘Halalbihalal & Charity Eddy Silitonga oleh STARINA. – Solidaritas Artis Indonesia, Senin,25 Juli 2016 –Safari Cafe, Jak Sel d‘Delapan Puluhan’, pada hari Minggu, 18 September 2016 -  Auditorium TVRI’.

Memasuki e
ra 80an
saat kepulangannya di tanah air disambut dengan suka cita oleh A Riyanto dan langsung dibuatkan sejumlah lagu Disco bersentuhan Reggae 'Beta Kawan Setia dan berturut2 hits 'Jangan Parkir Disitu, Lari Pagi, Hallo Apa kabar,Manja Semanis Madu,Udang Di Balik Batu', dll juga sejumlah pencipta lainnya Arie Wibowo 'Lagu Manis, Angin Sorga', Ithink 'Aku Sudah Dewasa', Dadang S Manaf 'Secangkir Kopi', Elfas Seciora/Ingrid Wijanarko 'Hatiku Bahagia', Chilung 'Jakarta Metropolitan'.  Pencapaian sukses yang sudah diperolehnya hasilkan penghargaan berupa:  Piringan Hitam (PH) Emas, yakni Golden Record dari Singapore maupun dari Indonesia, sebagai penyanyi favourite versi Puspem Hamkam, Piringan Hitam (PH) Silver dari Singapore Record Association, Award BASF dari Indonesia dan penerima Award The Ten Best Singer di Asia, dll.

Penyanyi yang  dijuluki “The Angel of Indonesia”  ini
masih berdomisili di kota Surabaya dan kabarnya aktif menjadi penginjil (kegiatan Gereja) dan kurangi kegiatan sekuler kecuali album Rohani, walau Ervinna bukan penyanyi festival namun dia memiliki reputasi International tanpa harus menjadi warga negara setempat.  Kelebihan yang dimiliknya adalah penguasan bahasa asing yang dia kuasai, sehingga tak menyulitkan untuk komunikasi jika dia berada  di negara orang dalam serangkaian lawatan shownya, Ervina selalu mengusahakan menyertakan lagu berbahasa negera yang dikunjunginya tersebut sebagai sapaan salam mesra kepada pencintanya.  Ervinna pernah berceritera tentang kekagumannya pada sosok penyanyi Legenda Taiwan ini  ‘Teresa Teng’ dan rasa kekagumannya itu dia lukiskan dalam sebuah persembahan  merekam kembali lagu2nya, yang akrab dikuping seperti ‘Ni Wen Wo Ai Ni You, Goodbye My Love, ’...  Ervinna kembali tambahkan bahwa  seorang pengusaha dan seniman musik  bernama‘James Chu’  yang kini tinggal  di Hongkong  berkeinginan wujudkan keinginannya bikin album khusus mengenang sang legenda Pop Teresa Teng dan menggandeng Ervinna,  album ini bertajuk ‘Sing Teresa Teng 60 thn Anniversary’ di tujukan  kepada para penggemar Ervinna sebagai kenangan spesial.... ujarnya di awal tahun 2014 lalu.

Kerinduannya merilis album rohani Mandarin adalah wujud syukur atas  berkat  dan kasih Tuhan dalam penyertaanNYA dikehidupan seni maupun keluarga  kecilnya bersama  suami ‘Robert Soesanto’  dan kedua anaknya.  Ervinna baru saja hadirkan album  rohani dalam bahasa Mandarin ‘His Love’, walaupun  album ini mengalami proses  penantian yang cukup lama soal perizinan  dari publisher Taiwan maupun Amerika dan ‘Puji Tuhan’  album yang dikerjakan oleh Maranatha Record sudah dapat ditemui di galeri  ‘Pondok Pujian’  di JaBoDeTabek.  Tahun 2015 , Ervinna kembali melempar album untuk kalangan sendiri yang bertajuk  ‘500 tahun Kelahiran Santa Teresa dari Yesus’ berisi lagu2 ‘Nada Te Turbe, Maria, Mirame,  Ave Maria (Ora Pro Nobis), Acogeme, Oh madre del Carmelo, Inviolata,  FlosCarmeli & Flor DelCaemelo, dll.  Diakuinya  bahwa keberadaan album ‘NADA TE TURBE’ – ‘Janganlah Gelisah, Allah Saja Cukup’  karena  dia melihat banyak orang tenggelam dalam kegelisahan dan kekuatiran, ‘saya sangat berkesan dengan kehidupan, perjuangan dan spritualitas dari Santa Teresa... saya dimampukan untuk menyanyikan album pujian ini”.  Aktifitas disela  kesibukan  Ervinna adalah  aktif dikegiatan rohani dan tercatat di kepengurusan  komunitas pertumbuhan iman perempuan bernama ‘Bunda Kudus’ di kota kelahirannya berdiri sejak tahun 1994 silam,  keberadannya dikomunitas ini  dipercaya sebagai ketua dan  eksis menggalang dana untuk pembangunan rumah ibadah (Gereja), bakti sosial di rumah2 Anak Yatim Piatu, Rumah Jompo maupun korban Bencana Alam tanpa melihat  Sukunya apa dan Agamanya apa.


Bila dihitung prestasinya,  sepertinya mampu menyandingkan namanya setingkat penyanyi Hetty Koes Endang sebagai sebutan Penyanyi Serba Bisa karena Ervinna telah menguasai dan lama hidup sebagai seniman secara International dan rata2 disetiap negara disinggahinya Ervinna merekam lagunya dengan berbahasa setempat, albumnya bila dihitung dari sejak menapak dan hingga saat ini bisa mencapai lebih kurang dari 200-250 keping  Compect Disc (CD), Laser Disc (LD)  baik dalam bentuk Pita Kaset maupun Piringan Hitam (PH),  Long Play (LP),  sejumlah lagu berbagai ragam dari album Pop Indonesia,  Mandarin, Jerman, Melayu, Reggae, Disco, Dangdut, Inggris, Batak, Natal,  Djawa, Kroncong, dll  dan nama Ervinna pernah tercatat di credit title film Indonesia sebagai pemeran utama lewat film ‘ Hujan Duit-tahun 1977 bersama Latif M, Doris Callabout’ dan sempat berseloroh ‘kapok main film...capeknya nggak ketulungan’.

 Diakhir tulisan ini, segala pujian penulis ada padanya dibanyak hal soal keramahan dan kemurahan senyumannya, diapun tak segan2 memberi kabar bila sedang ada pelayanan di Jakarta dan janjian disuatu tempat walau sekedar dinner atau ngobrol-ngobrol  sambil berbagi kisah ceritera.   Tentunya pertemuan kami bersama  Ervinna tak kami  sia2kan begitu saja dan selalu kami mengakhirinya dengan foto selfi berdua sebagai  layaknya sahabat yang merindu  seseorang  hadir  yang selalu menenangkan  dalam segala situasi keterpurukan ditinggal  mati sang   belahan jiwa  ‘Robert Soesanto’ belum lama ini,   dan sahabat mengingatkan saatnya untuk bangkit  walau seberat apapun itu separuh  Jiwa kita pergi...Sahabat,  ibarat sebatang lilin ...menerangi kegelapan.   SEKIAN.

disempurnakan pada, Sabtu, 15 April 2017
di Curug – Jakarta Timur.



4 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Two thumbs up for Ervinna, I love her voice & songs ! I'm one of faithful collector Ervinna's Album ! (Fanno Fristando - 081329048899 - Solo City)

    BalasHapus
  3. Two thumbs up for Ervinna, I love her voice & songs ! I'm one of faithful collector Ervinna's Album ! (Fanno Fristando - 081329048899 - Solo City)

    BalasHapus
  4. Two thumbs up for Ervinna ! I love her voice & songs & I'm one of Ervinna's fans who have been collecting her album for years ! (Regards Fanno Fristando - 081329048899 from Solo City)

    BalasHapus