Rabu, 04 Maret 2015

POMPY. S









POMPY
=======
Penulis : Jose Choa Linge,


Siapa nyana POMPI SURADIMANSYAH dimasa tahun 80’an namanya diatas angin, betapa tidak sejumlah lagu ciptaannya maupun sebagai penata musik di album para penyanyi papan atas pasti ada nama POMPY. Diakuinya bahwa ketertarikannya di dunia musik karena lingkungan kedua orang tuanya yang pemusik dan pengajar tari, sehingga secara otomatis darah seni orang tuanya mengalir deras ke dalam persendiannya yang tidak bisa ditolaknya karena sudah kodratnya tidak boleh jauh dari bau-bau seniman. Pompy kecil menghabiskan waktunya berkutat di sanggar ‘Mitrekapura’ mengisi acara tetap dunia anak-anak di studio RRI –Jakarta asuhan pak Kasur, di ingatnya bahwa saat itu usianya baru 13 tahun dan mengakhirinya selama 2 tahun saat diusianya sudah menginjak 15 tahun.

Pompy yang kelahiran Jakarta pada tahun 1952 ini, ingin mengembangkan bakat musiknya dan lebih memilih bergabung di kelompok band ELASTA milik PLN pada tahun 1968 dan pada tahun 1970 memperdalam kursus Pianonya di S O S I - Jogyakarta pimpinan pak ‘Raden Kusbini’ yang menghasilkan lagu kebangsaan Indonesia ‘Padamu Negeri’ dan setiap hari diputar sebagai mengakhiri siaran Televisi Nasional di masanya. Selama ‘dua’ tahun mengenyam ilmu sebagai bekal untuk menjadi seorang pianis, Pompy merasa basic sudah lebih dari cukup dan bagai burung ingin mengepakkan sayapnya terbang lintasi alam musik dan bergabung langsung di ‘dua’ Kelompok group band The Lord maupun Band Komandos sebagai Band TNI AU hanya seumur jagung dan menyudahinya pada tahun 1973.

Tahun 1974, nama Pompy sudah memperkuat Group pecahan dari Kus (Koes) Bersudara yang bernama NO KOES dengan personal antara lain: 'Nomo Koeswoyo/ Leader &Vocal + Bambang Laksono/ Lead Gitar (terlibat hanya di album pertama & keDua saja) + Pompy S/Keyboard + Usman/Rythm Gitar & Vocal +  Said/Bass & Vocal + Sofian/ Drum & Vocal', adalah  sebagai kelompok tandingan KOES PLUS diGawangi Nomo Koeswoyo, sejumlah album-albumnya, seperti: Sok Tahu + Dicari+ Permisi Numpang Lewat + Rindu + Hidup Ini Sementara + Remaja & Cinta + Bermain & Berhitung (Album Pop Anak-anak) + Kulo Nuwun & Gondal Gandul (Pop Jawa) + Tergoda Asmara, Bebas & Penuh Misteri (Pop Melayu), dll. Kehadiran Pompy di kelompok ini, oleh Nomo Koeswoyo para personilnya diberi kesempatan leluasa menciptakan lagu dan sebagai penata musik untuk menangani Penyanyi-penyanyi cilik putri dari Nomo Koeswoyo ‘Chicha Koeswoyo & Helen Koeswoyo’ dan menghasilkan album-album ‘Helly + Berbaris + Senam Pagi + Matahari Bersinar + Sha La La + Tu... Patu...Patu + Ojo Lali & Opo Kabare (Pop Jawa) + Suara Binatang + King Kong + Menabung + Belajar Membaca (Edisi Khusus) + Liliput (Chicha & Helen Koeswoyo) + Mau Kemana, Mama Tersayang, Chicha & Adi Bernyanyi & Neng Chicha & Bang Adi ( Chicha Koeswoyo & Adi Bing Slamet), dll.

Memasuki tahun 1980, Pompy sudah terlihat berdiri sendiri dengan menggunakan bendera POMPY DKK dan masih bergerak di bidang industri musik sebagai penyanyi, pencipta lagu & penata musik dan berkolaborasi dengan sang Koordinator Aneka Ria Safari ‘Eddy Sud’ untuk mengorbitkan penyanyi-penyanyi pemula diantaranya Uci Bing Slamet meroket lewat album Bukit Berbunga/Cipt.Yonas Pareira dengan penata musik Pompy hasilkan penghargaan Golden Record dari produsernya. Tahun 1988, seorang Pompy sudah mulai memperdalam teknik pembuatan musik dengan system komputer hingga kini. Tercatat dari tahun 1974 sampai dengan tahun 2000, album yang sudah dihasilkannya sebagai penata musik sekitar 400 album begitu pula jumlah judul lagu yang dihasilkannya pun sama sekitar 400 judul lagu.. wow fantastis memang.

Penulis mencoba menguak sisi kehidupan dan petualangan musik seorang yang bernama Pompy, hasilnya fantastis disaat penulis menemuinya kini umurnya sudah bilangan 63 tahun, sebuah angka yang membingungkan dilihat dengan tampilan sekarang tidak begitu jauh berbeda seperti sebelas- duabelas saja. Rahasia awet mudanya adalah jalani hidup ini dengan apa adanya, banyak berzikir dan lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta isi Alam ini. Gambaran yang penulis tangkap dari pribadinya yang ramah dan terlihat pendiam, sebenarnya bukanlah seorang pria yang lebay dan pengobral janji, dia tak lain adalah seorang pria paroh baya yang loyal, serius dan sangat menghargai waktu apalagi soal deadline Pompylah orangnya. Jadi jangan heran bila nama Pompy di sejumlah rumah recording ada dimana-mana, sebut saja ‘Musica Studio, Akurama Record, Metrotama, JK Record, NUR Record, Irama Tara, Insan Record, MSC Record, Blackboard, Boulevard, Purnama Record, Flower sound, Gajah Mada Record, Harpa Record, Tropinada, Virgo Ramayan, dll.
Sebagai Penata Musik dan Pencipta lagu, banyak penyanyi yang pernah dibuatkan album rekamannya, seperti: Adi Bing Slamet (Album Bunga2 Cinta) + Iyut Bing Slamet (album’Hey Kamu & Indonesiaku, Rock and Roll, Kau Sejuta Mimpi) + Ira Maya Sopha (Album‘Senyum diMusim Bunga, Nyanyian Rinduku, Acuh Tak Acuh) + Adi & Iyut Bing Slamet (Bunga Asmara Bersemi, Aku Sayang Kamu,Pucuk2 Dicinta, Karena Kau) +Astri Ivo (Seindah Mentari) + Uci Bing Slamet (Dua Remaja Bercinta, Aku Dan Kau, Butir2 Asmara (Duet),Vivi & Nita + Hetty Koes Endang (Album’Berdiri Bulu Romaku, Sorga & Neraka& Dag-Dig-Dug DEER, Demi Cinta Nih Ye) + Betharia Sonata (Hati Seorang Wanita) + Jamal Mirdad (Album’Antara Kau & Aku)+ Itje Trisnawati(Album’Aduh-aduh Cinta & Diam-diam Mesra) + Cut Yanthi (Tulus, Cemas & Cintamu Penuh Dusta) + Endang S Taurina (aduh Abang-Aduh Abang, Album’Aku Ingin Merasakan Cinta)+ Ratih Purwasih (Kau Dan Aku Berbeda) + Angel Paff (Album’Pernahkah Dulu & Aduh Lelalki)) + Ade Putra + Muchlas Adiputra + Yuanita Budiman + Lydia Natalia (Discoria, Album ‘Dewi Malam & Kau Kasihku)+ Vetty Vera (Album’Si Ujang)+ Jayanti Mandasari (Dipuncak Hijau) + Fenny Bauty (Biarlah Kudisini) + Renny Hapsari + Shitta Devi + Aryo Group + Diana Nasution + Vivi Sumanti (Injit Injit Semut & Nonstop Ragam Pesona) + Puput Novel (Berkebun,Tatata Tita, Para Patata, Mama, Kau Idolaku) + Tielman Sister (Album’Aku Tak Cinta Kau) + Evaty DJ (Rindu-rindu), Kicky AB (Kutanggalkan Selimut Mimpi) + Anne Carera(Album’ Aku Masih diSini) + Meta Armys + Wacha HS + Ervinna + Etrie Jayantie + Benyamin S + Grace Violetta, Ratna Melanie, dll
Karir seorang POMPY bukanlah kisah hanya semusim, dia melewati semua musim iklim di Indonesia dari mulai musim Hujan sampai dengan Musim Kemarau begitu pula dari Musim Duren sampai dengan musim Rambutan seakan tiada matinya memberi dampak yang besar dalam karir musiknya baik sebagai penyanyi, komposer dan arranger musik tiada tanding dan banding. Nama Pompy juga sudah mengukir sebagai level dunia dengan serangkaian show ke Arab Saudi (Jedah & Tho’if), Bangladesh, Malaysia, dll. Tahun 1994 lagunya berjudul ‘I Love You’ masuk 10 besar Festival Song dunia di Chile oleh penyanyi Ervinna, bukti bahwa Pompy mempersembahkan rangkaian pertunjukan musikalitasnya tidak hanya kalangan bangsa ‘lokal’ namun sekaligus dapat dinikmati oleh kalangan bangsa ‘luar’. Kesaksian seorang penyanyi ‘Ervinna’ membenarkan saat penulis bbm(blackberry messenger)-an menanyakan kesannya terhadap sosok Pompy seperti apa...?, terjawab “ mas Pompy luar biasa, orangnya sederhana tapi kreatif... waktu itu selain masuk finalis juga jadi 6 avoutite singer dengan lagu I Love You dan kehebatannya mas Pompy bisa menggabungkan lagu tersebut dengan musik tradisional Bali, sehingga duta seni dari berbagai negara dibuat terbengong dan kita puas sekalipun tidak menjadi juaranya, setidaknya sudah memberi suguhan spektakuler bahwa musik indonesia kaya ragam budayanya.

Namanyapun menjadi lebih terkenal setelah berturut-turut prestasi musiknya meraih Penghargaan atas album-albumnya laris terjual dipasaran dan beberapa lagunya menduduki puncak tangga lagu-lagu di radio swasta di seluruh Indonesia adalah cara yang dia punyai untuk memperluas sumberdaya manusianya, sebagai berikut:

@Golden Record dia terima dari Musica Studio, antara lain:

(1). Lagu HATI SEORANG WANITA- Penyanyi Betharia Sonata, sebagai : Pencipta Lagu,
(2). Lagu HATI SEORANG WANITA- Penyanyi Betharia Sonata sebagai : Penata Musi,
(3). Lagu DEMI CINTA NIE YEE – Penyanyi Hetty Koes Endang sebagai ; Pencipta Lagu,
(4). Lagu DEMI CINTA NIE YEE – Penyanyi Hetty Koes Endang sebagai : Penata Musik,
(5). Lagu JAMILAH – Penyanyi Jamal Mirdad, sebagai : Penata Musik,
(6). Lagu SORGA dan NERAKA – Penyanyi Hetty Koes Endang, sebagai : Penata Musik,
(7). Lagu BERDIRI BULU ROMAKU – Penyanyi Hetty Koes Endang, sebagai: Penata Musik.

@Penghargaan dari Perusahaan Rekaman lainnya, antara lain:

(1). Lagu BUKIT BERBUNGA – Penyanyi Uci Bing Slamet, sebagai : Penata Musik – IRAMA TARA,
(2). Lagu KAU DAN AKU BERBEDA – Penyanyi Ratih Purwasih, sebagai : Pencipta Lagu – NUR RECORD,
(3). Lagu AKU MASIH DISINI –Penyanyi Annie Carera, sebagai: Pencipta Lagu & Penata Musik – HARPA RECORD,
(4). Lagu ADUH-ADUH CINTA & DIAM-DIAM MESRAH- Penyanyi Itje Trisnawati, sebagai: Pencipta Lagu dan Penanta Musik – MSC RECORD,
(5). Lagu SI UJANG – Penyanyi Vetty Vera, sebagai: Pencipta Lagu & Penata Musik - MSC RECORD,
(6). Lagu DIBUKIT HIJAU- Penyanyi Jayanti Mandasari, sebagai: KIRWANA RECORD,
(7). Lagu BUNGA ASMARA YANG BERSEMI – Penyanyi Adi & Iyut Bing Slamet, sebagai: Pencipta Lagu & Penata Musik – PURAMA RECORD,
(8). Lagu CEMAS –Penyanyi Cut Yanthie, sebagai ; Pencipta Lagu & Penata Musik- INSAN RECORD,
(9). Lagu ADUH LELAKI – Penyanyi Angel Paff, sebagai; Pencipta Lagu & Penata Musik- NUR RECORD,
(10). Lagu DISCORIA – Penyanyi Lydia Nathalia, sebagai: Pencipta Lagu & Penata Musik- MUSICA RECORD,
(11). Lagu PUTIH- PUTIH MELATI – Penyanyi Helen & Chicha Koeswoyo, sebagai: Pencipta Lagu & Penata Musik – NOMO KOESWOYO RECORD.

Kini Pompy masih berkutat di industri musik bahkan kabar terBaru darinya bahwa sudah mempersiapkan group band bersama teman-teman lamanya "Aries, Erens F Mangalo, Nana & Jonny", khusus membawakan lagu-lagu The Beatles dan menamakan groupnya THE OLD BOYS yang tentunya sudah menerima pinangan dari berbagai cafe/resto & lounge dan hotel berbintang tidak saja di Jakarta tapi sudah merambah keberbagai daerah. Perjalanan Pompy sudah banyak memberi warna kehidupan musiknya dan baginya tiada yang berubah darinya justru sebaliknya tetap bersahaja, lihatlah Pompy di saat senggang aktif dimusik Religius dan membentuk sekaligus mengajar beberapa kelompok solawatan ibu-ibu yang mengumandangkan syiar agama Islam dan pada akhirnya Pompy benar-benar yakini apapun yang Allah berikan saat ini adalah yang terbaik baginya... Amiiin

3 komentar:

  1. tulisan yg sangat detail, mendalam, dan luar biasa untuk mengetahui kehidupan musisi lawas.

    BalasHapus
  2. Bagus banget.. Profil seorang legend musik indonesia yang aktif dari belakang panggung.. arranger&composer

    BalasHapus
  3. Siiip pompi....karyamu mengingatkanqu semasa sd ....dengan kibod n rambutmu yg kriting..

    BalasHapus