Senin, 02 Juni 2014

ATAUW








ATAUW Sang Gitaris

Mengaku, mulai terjun di dunia seni pada tahun 1963 hasil berguru sama ‘kakek’ dari ibunya soal permainan ‘Ukelele dan Gitar’ dan merasa darah seni mengalir ditubuhnya dari kakeknya yang menguasai alat musik Biola, Ukelele, Gitar dll.  Nama panggilan sehari-hari ATAUW dan setelah menjadi Mualaf namanya mengganti A TAUFIQ, mengaku lahir  di Pontianak 19 April 1952 anak ke ‘tiga’ dari orang tuanya bernama SUKOTJO (Ayah) &  RATNA (Ibu) dan yang diingatnya sangat berkesan adalah berenang di ‘sungai Kapuas’ bersama sahabat-sahabat kecilnya.

Saat  darah seni kakeknya diwariskan padanya merasa nyaman karena  keluarga besarnya sangat mendukung langkahnya dan tidak tanggung-tanggung seorang ‘ATAUW’ hijrah ke Jakarta langsung masuk ke kelompok  Group Musik Genta Limas pada tahun. 1963 bersama ‘Teng Hai, Teddy Sudjaya, dan Ko Bay’ orang yang berjasa mengajarkan ilmu memetik gitar pada diri Atauw. Banyak sudah namanya terekam di ingatan para pencintanya dan tercatat di kancah percaturan Musik Indonesia sebagai seorang pencetus atau sebaliknya bersama  kawan-kawan sesama musisi mendirikan group musik yang digandrungi dimasa itu, seperti:  ANIDA RIA – Tahun.1965, RANTANANTA – Tahun 1966 kemudian berganti nama menjadi EQUATOR CHILD- Tahun 1968. Kemudian Tahun.1988 oleh Deddy Dores mengajak terlibat di LIPSTICK bersama ‘ Jelly Tobing, Harry Soebardja & Deddy Dores’, hasilkan ‘dua’ album seperti ‘Sinarilah/cipt.Deddy Dores & Bibir Merah/cipt.Deddy Dores’  dan  JAWARA BAND dengan personil ‘Dody Katamsi, Tony, Eddy Daromi, Jelly Tobing  dan Harto’.

Seorang Atauw pernah sangat-sangat membekas di ingatan semua orang  saat bergabung di recording LOLYPOP pimpinan Rinto Harahap  & Erwin Harahap sebagai Direktur pada tahun 1975, katanya diajak oleh BENNY adalah seorang  partner RINTO HARAHAP dan memulai proyek pertama sekali dengan penyanyi ‘Eddy Silitonga’ yang menuai sukses lewat album ‘Biarlah Sendiri’ karya dari Rinto Harahap.  Kehebatan Album ini telah memberi ruang  seorang gitaris seperti Atauw dipercaya oleh sang juragan Rinto Harahap  untuk sama-sama hasilkan album-album dari penyanyi Diana Nasution, Iis Sugianto, Christine Panjaitan, Victor Hutabarat, Denda Sukma, Marina Saragih, Eddy Saud, dll.  Band Lolypop sendiri digawangi: ‘Jimmy WM & Oyam/Drum,  Philips/Bass, Henry/ Keyboard,  Fauzie/Percusi &  Atauw/Gitar. Mereka Tour show bersama para Artis-artis Lolypop dan Artis penyanyi lainnya seperti: Andi Meriam Matalatta, Vonny Sumlang, Dewi Yull, Sundari Sukotjo & Kahitna’  diNegara  ‘Boston, Washinton, DC, Amsterdam, Rotterdam, London, Paris, Honggaria, Budaphes dalam rangka ‘Peace Of Indonesia’ dan tentunya tak ketingglan Tour show keliling Nusantara dari belahan Sabang sampai dengan Merauke.

Saat ini Atauw hidup bersama Istrinya  ‘Cucu Sundari atau dikenal sebagai  CUCU KARDI ’ adalah juga mantan seorang penyanyi asal Bogor sudah hasilkan album ‘Kapankah/cipt.Hanny Tuheteru di Remaco.  Masih dikenangnya adalah saat pertemuannya dengan sang mantan pacar yang sudah diperistrinya,  saat itu Atauw sedang menggarap  album ‘Cucu Kardi’ di studio Remaco yang di  produseri Istana Musik.  Kini mereka bahagia bersama sang ‘buah hati’ mereka :  ‘Erwin Taufiq, Muhammad Fikri, Fikandari dan ‘dua’ cucunya  ‘Salwa dan Chaca’.   Sayangnya saat penulis JCL menyinggung soal ‘siapa penerus’ darah seni yang ada padanya, dia tertawa  terkekeh-kekeh dan bilang  ‘belum ada penerusnya, heheheheheheh’. Musisi yang Relijius ini, saat  saya kembali tanyakan soal ke ISLAMannya terutama ceritera dirinya menjadi Mualaf dia menjawab ‘menjadi Mualaf karena panggilan jiwa’, ungkapnya singkat.. subhanallah!!

Atauw juga menceriterakan bahwa pernah juga bergabung di Recording JK Records pimpinan Judhi Kristianto bersama MAXIE MAMIRI ‘saat  itu pemusiknya hanya kami berdua dengan Maxie, saya menggarap Album ‘Dian Piesesha ‘Aku Cinta Padamu/cipt. Judhi Kristianto’ sementara Maxie Mamiri menggarap musik ‘Chintami Atmanegara album ‘Cintaku Cintamu/cipt.Maxie Mamiri.   Kemudian Lipstick pernah juga rekaman di JK Records  berjudul ‘Angelina’ dan ‘Nike ( Astrina) Ardilla’ masih menjadi figuran di Video Klipnya  dan Atauw sempat menggarap album Nike ( Astrina) Ardilla ‘Hanya Satu Nama/cipt.Omdy jenis Pop sebagai Arranger, sayang saat itu belum sempat diedarkan dan baru terdengar diedarkan kembali pada tahun 2013 oleh pimpinan JK Records Junior ‘Leonard Kristianto.

Seorang Atauw tidak pernah mati beraktivitas, diakuinya bahwa sampai hari ini masih show-show di Daerah dan mengArranger music album-album para penyanyi papan atas Indonesia diluar artis Lolypop yang sudah dihasilkannya antara lain:  Ade Manahutu (Purnama), Adi Bing Slamet (Purnama), Anggun C Samsi (Billboard), Astri Ivo (Insan),  Betharia Sonatha (Musica),Broery Pesolima (GM),  Cut Yantie (Insan), Dina Mariana (Akurama), Ervinna (Cipto), Emillia Contessa (Flowers), Faisal Amir (Akurama), Farid Hardja (DD), Fenny Bauty (JK), Heydi Diana (JK), Hetty Koes Endang (Musica), Johan Untung (Billboard), Maya Rumantir (Purnama), Nia Daniati (Akurama), Nola Tila’ar (DD), Nur’afni Octavia (Flower), Rachmat Kartolo (JK), Sarwana (Billboard), Rano Karno (Purnama), Yuanita Budiman (IT), Yuni Shara (Billboard), Tuti Wasiat (Akurama), Reni Tania (Musica), Bian Assegaf (Musica), dll.   Atauw kembali menambahkan info, bahwa dari tahun 2006 sampai dengan sekarang masih menggarap album Yohanna Mandarin  dan melibatkan  ‘Hasan Karman’ eks Walikota Singkawang- KalBar & Lagu Padang oleh ‘Gamawan Fauzie (sebelum menjadi MenDaGri)’, ungkapnya. Bahkan Atauw setiap tahun menggarap album Mandarinnya ‘Wang Ie Ling’ sudah ‘delapan’ album rekaman yang dihasilkannya begitu pula penyanyi ‘Calvin Chiu’. 

Bila berbicara soal perhatian Pemerintah Indonesia terhadap para pekerja seni Indonesia, Atauw ikut berkomentar ‘Wah..... kita Cuma minta ada perhatian pemerintah kepada Musisi dan para Pencipta agar para Pembajak bisa di berantas dari Negeri ini dan Negara Tetangga tentunya.

Akhir dari bincang-bincang ini, Atauw juga mengikuti perkembangan group-group Musik Indie yang mulai menjamur bermunculan bahwa ‘Anak-anak band sekarang lebih berkreasi, bagus dan di dukung dengan peralatan yang canggih begitupula mudah didapatkan, berbeda dengan di jaman kita dahulu efek untuk gitar cuma ada dua buah tune bender.. sekarang wah-wah-wah’...ungkapnya menyudahi wawancara ini...SEKIAN (JCL. 20’Maret 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar