Minggu, 01 Juni 2014

JIMMY SAMALLO






JIMMY SAMALLO

Terlahir di Ujung Pandang ‘6 September 1948 dari kedua orang tua yang mengaliri dara seni dari  ayahnya ‘Sam Samallo’ seorang Bintang Radio tahun.50’an seangkatan  Sam Saimun dan ibu dari Manado ‘Corrie Runtuwaraou’ yang juga seorang aktivis seni di Gereja.

 Jimmy Samallo kecil adalah anak kedua dari ‘tiga’ bersaudara ‘Ronny Samallo ( kelahiran 1947 dan  wafat diusia 34 tahun) dan adiknya Meiske Samallo (Lahir  tahun’1945 dan wafat diusia 66 tahun),  diusia kanak2nya sudah unjuk keberanian bernyanyi diberbagai acara2 Gereja, maupun keluarga,  apalagi didepan kelas adalah hal yang dinanti2nya, Guru kelas kesenian dan teman2nya sangat suka suaranya dan selalu menjadi bintang dari segala bintang kelas menjadi rebutan teman wanita dikelasnya.

 Remajanya dihabiskan di sekolah SMA Kristen –Jln. Gunung Batu Putih- Makassar, di ingatnya masih satu sekolah dengan Aktris Rina Hassim dan tetap sebagai Bintang dibidang seni dengan mengandalkan suara dari karunia Tuhan yang didapatnya.   Tuhan memang sudah berikan talenta indah ini dan saya menerima takdir telah miliki suara indah yang sampai hari ini dihari tua saya masih sembahkan kidung-kidung ‘nyanyian’ pujian pada Tuhan.. .ucapnya.

Tahun 1968 adalah saat-saat indah dimana Jimmy Samallo dNobatkan sebagai sang Juara  Pop Singers berdampingan dengan pemenang Perempuan ‘Andi Meriam Matalatta’ di kota Ujung Pandang (Makassar).  Kemudian Tahun 1970 kembali mengikuti ajang Pop Singers di kota Surabaya dan hanya menduduki juara ke III dan diNobatkan sebagai Favorit Pria, pemenang saat itu penyanyi  ‘Arie Koesmiran‘ yang mana saat itu usianya masih sangat belia memborong dua kejuaraan sebagai  Juara I & Favorit Wanita.  Tahun 1971, Jimmy Samallo hijrah ke Jakarta sebagai seorang Biduan yang selalu ditunggu2 kehadirannya, sayangnya albumnya tidak begitu sukses tapi walaupun demikian gambar dan foto2nya terpampang di Majalah2 dan Surat Kabar memberitakan perjalanan karirnya.  Album yang diIngatnya adalah  Cipta & Karya ISMAIL MARZUKI bersama teman2  sesama seniman al: Kris Biantoro, Henny Purwonegoro, Zwesty Wirabuana, Masnun dan Jimmy  Samalo,  sembahkan dua lagu yakni:  Jangan Ditanya &  Selendang Sutera ‘saya hasilkan album hanya tiga album pop jose’... ungkapnya.

Jimmy Samallo pernah mengisi gemerlapnya Layar Lebar sebagai pemeran utama dari Film berjudul PACAR, lewat produksi PT Sarinande Films milik Turino Junaedy tahun.1974 inilah Jimmy Samallo diPasangkan  pemeran lainnya seperti: Lenny Marlina & Yulia Yasmin.  Dikisahkan Jimmy Samalo sebagai ‘Bambang Setiadi’ anak seorang Ningrat  yang diperankan ‘A Hamid Arief’ tidak menyetujui anaknya mendekati ‘Yulia Yasmin’ seorang penyanyi dan baru menyetejui pacaran sama ‘Lenny Marlina’ yang diakuinya sebagai anak Dokter.  Sayangnya Jimmy Samallo kurang minat dengan dunia baru yang dicobanya, apalagi saat itu namanya menjadi rebutan bagi para pelaksana show datang  dari daerah-daerah yang menginginkan dirinya sebagai bintang, ‘Saya pernah dua kali show berturut-turut di Daerah2 bahkan lebih  dan yang saya ingat adalah diKendari- Sulawesi Tenggara, pertama tahun 70’an bersama almarhumah ‘Lilies Surjani’ dan kembali lagi pada Tahun 80’an bersama Group lawak ‘Jayakarta Group’...katanya.

Saat kini dalam kesendiriannya, Jimmy Samallo sudah merasa Happy menjalani rutinitasnya sebagai single parent  dengan sepasang buah hatinya ‘Yudhistira-37Tahun & Caroline-35Tahun’ dan telah memberinya 2 orang cucu, salah satu cucu kesayangannya ‘Malaki Gruno’ (pemeran Sinetron ANUGERAH) menuruni bakat seni penggabungan dari opa ‘Jimmy Samallo’ dan   papa ‘Piere Gruno’ dua pria hebat yang telah mengaliri bakat keturunannya.

Tahun 2013, tepatnya bulan Agustus lalu... Jimmy Samallo masih berNostalgia bersama  Andarinyo VG  mengisi berkeseniannya diEvent ‘Maluku Pahlawanku’ diPrakarsai Ibu Mans Muskita pimpinan ANDARINYO bertempat diGedung Juang – Menteng.  Acara ini ingatkan Jimmy Samallo saat menjadi anggota pertama dari Andarinyo VG,  Jimmy Samallo dan kawan-kawan sempat rasakan keliling Amerika, Belanda, Jerman dan New York.  Kini kehidupannya hanya untuk Tuhan dan rasanya suara Indah Jimmy Samallo hanya pas untuk puji2 an diperuntukan pada Tuhan, ‘saya ingat sempat hasilkan album Rohani adalah kebanggaan dalam hidup saya berjudul ‘Dalam YESUS Kita Bersaudara’  produksi  DUBA Record dibantu koor Masnait VG’ dan diSponsori oleh Rapillo. Setelahnya, Jimmy Samallo benar-benar mengakhiri karir seninya dan Jimmy Samallo hanya ditemukan bernyanyi untuk kegiatan Sosial dan Rumah Tuhan, semoga Tuhan memberkati langkahNYA, Amin.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar