Senin, 16 Juli 2012

LIZA TANZIL





LIZA TANZIL.... 

Siapa sangka gadis kecil nan Lincah,suka Iseng dan cepat akrab ini kelak menjadi salah satu penyanyi Anak-anak mengusung nama Populer ' Liza Tanzil', kehadirannya betapa selalu dinantikan bernyanyi dan menari bersama teman2nya di Group Sangrila dengan sejumlah operet yang sangat populer dimasa pertengahan thn.70an.

Maria Elizabeth Indrayanti Tanzil, lahir di Jakarta,4 Maret 1968 adalah sosok ceria yang sangat berbeda dengan sang kakak Grace Hutagaol Tanzil yang pendiam, kecantikan parasnya pancarkan keakraban sesama penyanyi seangkatannya dimasa itu dan termasuk juga sangat disenangi.

Kehadirannya di Blantika Musik Pop di Tanah Air semasa Kanak2nya tidak bisa dipungkiri berada di bayang2 nama besar 'Maria Tanzil', usia 6 tahun sudah merengek peran kecil sebagai kurcaci di pementasan ibu Maria Tanzil masih bersama Ursulla (Group Sangrila belum terbentuk) dan bener2 baru usia 10tahun Liza Tanzil sudah dipercaya mendampingi Sandra Dewi dalam operet Pinokio.

Sejumlah Album Operet, Duet bersama Adi Bing Slamet II & Deddy W Lesmana, maupun sejumlah Album SoloNya pernah mengisi hari Anak-anak dimasa itu. Lihatlah hitungan album yang sudah dihasilkannya seperti: Tuyul, Love Duet, Around The World, Pop Batak, Peter Pan, Rino & Rina, Simbad, Kiki Si Kumbang Kecil, Aladin, Dunia Mungil, Pahlawan Angkasa, Amelia, Cinderfellia, Cinderalas,dll. Demikian pula dunia akting pernah juga dia cicipi lewat persembahannya: Tuyul Perempuan, Ira Maya Putri Cinderela adalah pembuktiannya bahwa anak2 ibu Maria Tanzil tidaklah sia-sia menurunkan bakat seni kepada sang Buah Hati.

Kematian sang Bunda yang selalu menemani masa kanak2nya telah dipanggil Tuhan pada tgl.10 November 2001 dan Liza Tanzil adalah bener2 mengalami masa syok dan kehilangan pegangan terhadap orang yang dicintainya yang sdh berjasa dikarirnya, betapa sedihnya selama menetap di Jerman hanya sesekali setahun saling berkunjung melepas rindu dan tiba2 mendengar kabar kepergian sang bunda tercinta ke rumah Bapa di Sorga itulah yang dia sesalkan tidak bisa mendampinginya.

Keberadaannya dinegara jauh, Liza Tanzil benar2 hilang dan melupakan semua kenangannya bersama sahabat2 kecilnya yang dahulu menjadi peyanyi Anak2 'Legenda' yang pernah menyemarakkan Blantika Musik Indonesia Pop Anak-anak.

Liza Tanzil sudah menggantikan berkeseniannya dengan hadirkan 'harmoni kehidupan' dengan menjalani aktifitasnya sebagai Ibu Rumah Tangga menjadi pilihan hati bersama sang suami 'Bernd' dan putranya 'Brian' dan Putri cantiknya 'Ines' juga tak rela berlama2 tinggalkan si 'Bella' nama anjing kesayangannya.

Liza Tanzil, berjanji akan berkunjung ke Indonesia menemui handai taulan dan semua kerabat dan sahabat2nya yang dirindukan untuk mengenang masa nostalgia. Kecintaannya terhadap Negaranya selalu dibuktikan dengan tanpa mau merubah keWarganegaraannya itu adalah pembuktian bahwa Liza Tanzil tetap menjadi anak Bangsa Indonesia, yang cinta Negara dan Bangsanya.


1 komentar:

  1. Bang Jose,
    Kalau nyari kaset Pinokio karya Maria Tanzil seperti dalam foto tsb, di mana ya, Bang?

    BalasHapus