Senin, 16 Juli 2012

NASUTION SISTER


NASUTION SISTER...



NASUTION SISTER... Dua bersaudara ini berasal dari keluarga Nasution yang mempunyai Talenta diberkahi Tuhan seperti layaknya Pemuda-pemudi 'Tanah Batak' yang terkenal jago berNyanyi, Rita Henny Nasution-Jakarta, 23 November 1956 & Diana Nasution-Jakarta,5 April 1958 membentuk NASSIST atau Nasution Sister. Mereka sepakat memulai berkeseniannya diawal Thn.70an, konon mereka pernah memukau penampilan duetnya di pentas TIM (Taman Ismail Marzuki) pada thn.1971 dimana masa itu adalah paling bergengsi dari pada muncul di Taman Ria Monas, Lokasari maupun Istora Senayan.

Nama 'Luncai Simanjuntak' adalah orang yang berjasa memberikan ilmunya pada Duo Sister ini cara pembagian suara 'satu' oleh Rita & suara 'tiga' oleh Diana. Kekompakan mereka menyelaraskan paduan vokalnya adalah kekuatannya dan mereka diacungi jempol para Media dan pengamat musik diJamannya, album rekamannya dibeberapa perusahaan Rekaman berkolaborasi dengan Grup Band Fantastique/pimp.Sarwono + Band 4 Nada/pimp.Jadin dan Band Golden Rythme/Pimp. Syafei Glimboh seperti: Dilanda Cinta/PURNAMA-Fantastique+ Abang Beca,Siapa Yang Salah/PULAU BALI-Band 4 Nada+ Cinta Kilat/ NK- Band Golden Rythme, dll sudah dibuktikan.

Di sayangkan NASSIST selalu merekam album2nya adalah lagu2 yang dahulu sudah diPopulerkan penyanyi lain, itu yang disayangkan para pengamat musik. Padahal dilihat dari interprasi mereka dalam penguasaan materi lagu, mereka mempunyai kekuatan dilagu2 baru, hanya saja produser rekaman sepertinya lebih melihat kekomersialnya dan pilihannya Nassit sudah cocok sepesialis penyanyi remake seperti diperumpamakan Yuni Sara sepesialis lagu sejenisnya diera thn.90an s/d sekarang. Sayangnya sejak Rita Nasution dinikahi Arnold Portit (person Band Buana Suara) dan meninggalkan Nassist, Diana Nasution merasa seperti kehilangan nyawa, betapa tidak.. sejak awal muncul mereka berdua dan sudah merupakan 'senyawa' dalam menjalani berkeseniannya itulah membuat Diana Nasution tidak mampu meneruskan Nassist.

Pada
pertengahan Tahun.70an adalah Rinto Harahap yang mencoba pendekatan terhadap Diana Nasution dengan segala upaya rayuan untuk mengajak kembali Diana didunia tarik suara, Rinto Harahap mengajaknya karena melihat potensi suara Diana Nasution mempunya power suara yang sangat luar biasa dan belum ada yang menyamai. Proyek Rinto Harahap dengan Lolypop-nya berhasil merekam Album SOLO Diana Nasution al: Jangan Kau Sangsikan dan Kau Bukan Milikku, baru pada lagu Benci Tapi Rindu nama Diana Nasution menjadi populer dimasanya. Rinto Harahap juga mencoba menarik adik -kakak ini merekam suaranya di Lolypop dalam album seperti: Berdua Lagi/cipt.Rinto Harahap+Aku Tahu/cipt.Rinto Harahap & Oh Melati/Rinto Harahap. Sebenarnya album mereka lumayan disambut dimasanya namun entah kenapa tiba2 masing2 lebih cocok menjadi diri sendiri berSOLO karir.

Sang kakak mencoba tampil berSolo karir lewat persembahannya pada lagu 'Sayangi Daku Atau Tinggalkan Daku/Cipt,Is Haryanto & Aduh-aduh/ cipt.George L & Indahnya Cinta/cipt.Bartje VH dan sang adik Diana Nasution berlenggang sekalipun sudah dinikahi Minggus Tahitoe tetap memukau dengan album2 SOLOnya sperti: Hatiku Bernyanyi,Jangan Biarkan,Hapuslah Sudah, Tiada Kasih Sayang,Melody Dalam Lagu,dll.

Terakhir pada tahun 2010, Duo Kolaborasi anak pak Haji Nasution dari Pematang Siantar ini, hadir menyemarakkan Komunitas Musik Era 60-70-80an yang setiap tahun dirayakan dikomandoi Moteh Mokogintah dan Aida Mustafa di TVRI masih terliahat kompak sejak puluhan tahun baru mereka dipertemukan bernyanyi LIVE dan hanya soal kecil saja terjadi seperti Rita Nasution lupa lirik lagu Benci Tapi Rindu tapi bagi kami tak apa2 dimaklumi karena suguhan spontanitas mereka 'menghibur' patut diacungi jempol 'Ruaaaar Biasaaaaa' untuk Nasution Sister...
DIANA NASUTION.... Mengawali karir bermusiknya dimulai tahun 1974 bersama kakaknya Rita Henny Nasution, dikenal sebagai NASUTION SISTER (atau NASSIST). Ibu dari penyanyi Pria 'ELLO' ini lahir di Jakarta, 5 April 1958 hasilkan banyak album Nasution Sister al:Siapa Yang salah,Dilanda Cinta,Abang Beca,Cinta Kilat,dll. Sangat disayangkan saat sang kakak menikah maka Nassistpun bubar. Kevakuman dari du...a bersaudara ini, membuat Rinto Harahap melihat potensi Diana Nasution untuk dibujuk mau berSOLO karir, maka lahirlah album2 seperti : Jangan Kau Sangsikan, Kau Bukan Milikku, Biarlah.. pemunculannya bersama Lolypop Asuhan Rinto Harahap dalam lagu 'Benci Tapi Rindu' sungguh luar biasa diterima dimana2, Diana semakin menancapkan diri setelah semua membuktikan kemampuan dirinya di album SOLO yang awalnya disangsikan. Album2 seperti: Jangan Biarkan, Hatiku Bernyanyi,Hapuslah Sudah,Tiada kasih sayang, melody Dalam lagu, Nyanyian Rindu, Aku tak Tahan Lagi,,Dasar Lelaki,Dermaga Yang Sepi dll sbgnya adalah rekaman yang semuanya sukses dipasaran. Kini, Diana Nasution lebih aktif di kegiatan Rohani Kristiani dan terakhir masih terdengar bernyanyi bersama Titi DJ yang sangat mengIDOLAkannya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar