Senin, 16 Juli 2012

NANIN SUDIAR

  NANIN SUDIAR...

Tahun 1968 adalah awal siwajah melankolis ini hijrah dari kota Bandung menuju ibu Kota Jakarta, untuk menggapai tekadnya sebuah cita2 yang selalu digaungkan setiap filsafah hidup manusia 'raihlah cita2mu setinggi gunung atau kejarlah ilmumu sampai kenegri cina', itulah tekad bulatnya Nanin Sudiar.

Berkat bantuan 'biaya' pasutri Dicky Zulkarnaen dan Mieke Wijaya, Nanin Sudiar kecil sdh harus bersanding dengan penyanyi tenar Ibu kota seperti; Nenny Triana,Vivi Sumanti & Aida Mustafa untuk ikut serta berlaga di event bergengsi dijaman Pop Singer, diusianya yang baru berusia 10tahun mampu menjadi juara 'Harapan' dan adalah awal membuka jalannya berMusik. Tidak tanggung2, atas gembelengan pengajaran vokal yng diberikan dr 'Pranjaya', Nanin Sudiar sedikit demi sedikit pintu musik indonesia sdh terkuak menantinya untuk total sebagai penyanyi.

Dari panggung show kepanggung show lainnya sudah dia jabangi dengan satu tekadnya 'jangan putus asa' dan bertahan bersama bundanya di ibukota yang kejam ini, kolaborasi ibu dan anak tetap menjadi kekuatannya untuk menaklukan semua rintangan dalam meluruskan jalannya sbg penyanyi yang kelak diakui masyarakat.

Penyanyi seangkatan Ida Rosyid dan Anita Tourisia ini selalu mendapat aplaus dan berusaha lebih menonjol dipanggung2 show dengan hadirkan performance berinteraksi ke penonton adalah kelebihannya yang tidak dipunyai penyanyi lainnya saat itu.

Adalah secara kebetulan dimana Nanin Sudiar akhirnya kecemplung didunia Akting secara kebetulan dimana crew film 'Panji Tengkorak' sedang mencari pemain cilik yang mirip aktris China 'sang kuang Ling Fung' dan secara kebetulan entah kenapa 'Dewi Puspa' tidak jadi terlibat bermain difilm ini dan terpilihlah Nanin Sudiar sebagai pengganti saat diketemukan sedang muncul bernyanyi di TVRI.
Nanin Sudiar yang kelahiran, 4 Mei 1959 sudah berjaya sebagai Aktris Cilik 'Laris' dimasanya, sejumlah Filmnya bersama Rano Karno dan Erwin Gutawa al: Bundaku Sayang, Sebatang Kara, Si Rano, si Pincang, Anak Yang Menderita, Sebelum Usia 17, dll, namanyapun sebagai Biduan Pop hasilkan banyak album dimasanya al: Mahkota Ternoda/Pop+ Kolak Pisang/Pop+ Es Lilin/bersama Mansyur S+ Milih Minantu/bersama Mansyur S+ Hutuarken Selamat/Pop Sunda+ Ande-ande Lumut/Kolintang,+ Anakku Sayang/bersama Los Morenos. 
Nama Nanin Sudiar terukir hingga saat ini sebagai penyanyi duet bersama si Heintje Indonesia 'Wiwiek Setiawan' (pemilik  foto studio Malibu). Duet ini berlangsung tidak saja untuk keperluan Iklan, Foto-foto Kalender, Buku-buku Tulis,  juga syuting di TVRI acara Hiburan Senja tayang setiap hari Minnggu dan tentunya selesaikan  album Rekaman ‘dua’ volume di Musica Studio salah satu albumnya berjudul ‘Ingin Dekat Selalu/cipt. Mus K Wirya tahun 1970.  Duet mereka sangat mudah dikenal, karena kekompakan soal kostum yang dikenakan serupa dan tidak tanggung-tanggung menggunakan rancangan designer  Fauzan Ramon.  Duet ini  terhenti saat  mana ‘Wiwiek Setiawan’ memutuskan stop berkesenian dan hijrah ke Luar Negeri melanjutkan kuliah, tinggallah Nanin Sudiar Seorang diri berSolo karir seiring bertambah usia Nanin Sudiar menginjak remaja  sebagai Biduan dan juga mudah ditemui disejumlah Film Indonesia.

Patut disyukuri bahwa karena KPFIJ (Komunitas Pencinta Film Indonesia Jadul) adalah wadah yang melestarikan Film2 jadoel dan mendatangkan para pelakunya sendiri meminta teh Nanin Sudiar untuk menjadi saksi dan mengAmini bersedia hadir di Acara NOBAR bersama Film-film Nanin Sudiar dan juga rencananya Bintang Tamu lainnya al: Deddy Sutomo pada hari Minggu,25 Maret-2012 di Kopi Merah cafe dan menjadi ajang diskusi bersama anggota dan pengunjung cafe.

Adalah keDua kali kemunculannya yang baru saja digelar tgl.24 Februari 2013 di Acara Temu Kangen Musisi dan penyanyi era 60-70’an di kediaman ‘Sjahrul G Bajumi- jl.Limo 6-Kebayoran Lama, dimana Nanin Sudiar berkisah semasa kecilnya sangat sering diIringi menyanyi oleh Band Arulan. Itulah tekadnya datang melepas rindu dan rela menerobos hujan lebat yang mengguyur sepanjang perjalanannya tak dihirau sampe akhirnya tiba ditempat tujuan dengan selamat.

Selamat datang kembali teh' Nanin Sudiar, kami selalu menanti dan menyambut dengan gegap gempita kehadiranmu di 'dua' dunia (Musik dan Film) yang pernah berjayakan namamu mengukir dipeta Musik Dan Film Indonesia.. Salam 'jabat erat' dari kami pencintamu.
 


1 komentar:

  1. Blogg Jose sangat menarik buktinya sudah > 4000 pengunjung yang browse di blogg ini. Saluut buat Jose semoga nanti ke depan bisa sejuta lebih pengunjung blogg Jose.

    BalasHapus